Rabu, 06 Mei 2015

Jamu Kunyit Asam, traditional remedy for menstrual pain


Fresh and Delicious Jamu Kunyit Asam


For women, Premenstrual Syndromes and menstrual pain are maybe the most disturbing time in a month. They experience mood swings, cramps, headache and various uncomfortable feelings on the body. Facing this situation, some women may enjoy it as a part of natural cycle while others take medicine or home remedies or herbal treatment to relieve them.

Bagi para wanita, Gejala Pra Haid  dan sakit selama haid mungkin saat-saat paling menggangu dalam sebulan. Mereka mengalami perubahan suasana hati, kram, sakit kepala dan berbagai rasa tidak nyaman lainnya. Dalam menghadapi masalah ini, ada wanita yang mungkin menikmati saja gejala-gejala tersebut sebagai hal alami sementara yang lainnya mungkin akan minum obat atau minum jamu untuk meredakannya.

I, like many Indonesian women, choose to take the traditional remedy drink called Jamu Kunyit Asam literally means Turmeric-Tamarind or Kunir Asem in Javanese language. This Jamu has long been known to relieve PMS and menstrual pain, thanks to the turmeric, the tamarind and the cinnamon , complemented by the aromatic lemongrass and palm sugar. Grandmothers and mothers have introduced their little girls to this remedy since the very first time they get their periods.

Bagi saya dan banyak wanita Indonesia lainnya memilih minum jamu Kunyit Asam atau Kunir Asem. jamu ini sudah lama dikenal sebagai pereda gejala PMS dan sakit haid, yang didapat dari khasiat kunyit, asam, kayu manis ditambah dengan harumnya sereh dan gula palem. Para nenek dan ibu sudah mengenalkan jamu ini pada anak-anak perempuan mereka sejak pertama anak-anak ini datang bulan.



The 'star' of the drink; turmeric

In Indonesia, Jamu Kunyit Asam has been produced in big factories and sold in various forms such as powder and bottled liquid. For me, nothing beats fresh, homemade one. i have made this drink for many years. Here, i'd like to share it with you. The ingredients are easy to get at the traditional market and the supermarket. When it comes to the ingredients, you can customize them based on your own preference. Some people like to put more turmeric, or more tamarind, or not adding any palm sugar at all.

Di Indnesia, Jamu Kunyit Asam sudah diproduksi di pabrik dan dijual dalam berbagai bentuk seperti bubuk atau botolan. Tapi bagi saya, tidak ada yang mengalahkan jamu yang segar dan dibuat di rumah. Saya sudah lama membuat jamu ini, jadi saya mau membaginya dengan Anda. Bahan-bahannya sangat mudah didapatkan di pasar tradisional maupun di supermarket. Untuk bahan-bahannya, bisa Anda sesuaikan dengan selera Anda. Ada yang suka memakai banyak kunyit, atau banyak asam, atau bahkan ada yang tidak memakai gula sama sekali.

Preparing the ingredients (oops! I forgot to include the cinnamon...)


There are some ways to take before boiling the jamu; chopping, blending in a blender (not recommended, since the turmeric will stain the bottom of the blender), grating, and pounding the ingredient.  

Ada beberapa cara membuat jamu ini; cincang, blender (saya tidak merekomendasikan ini, karena kunyitnya berbekas di bagian bawah blender), parut, dan tumbuk.
Pounding the turmeric
You can also choose to squeeze everything before boiling-which results in staining hands, or pressing the juice on the strainer with the back of a spoon after it's cooked. I chose both, cause i dropped the strainer in the pan and i was too lazy to wash the strainer, LOL...

Anda juga bisa memeras semua bahan sebelum direbus-tapi tangan Anda akan bernoda kunyit, atau memerasnya di saringan dengan punggung sendok setelah matang. Saya melakukan dua-duanya, karena saringan saya jatuh ke dalam panci dan saya malas mencucinya, hahaha...
Boiling the jamu

So, here is the recipe
Jamu Kunyit Asam

INGREDIENTS:
250 grams turmeric (250 gram kunyit)
50 grams tamarind (50 gram asam)
4 stalks lemongrass (4 batang sereh)
250 grams palm sugar (250 gram gula palem)
2 cm cinnamon bark / 1 teaspoon of cinnamon powder (2cm batang kayu manis atau 1 sendok teh kayu manis bubuk)
2 liters of water. (2 liter air)

HOW TO:
1. Prepare the water in a pan (siapkan air di panci)
2. Remove the skin of the turmeric and pound it together with the tamarind (hilangkan kulit kunyit dan tumbuk bersama asam)
3. Bruise or pound the lemongrass (memarkan atau tumbuk sereh)
4. Cut the palm sugar into small pieces (potong-potong kecil gula palem)
5. Put the turmeric mixture, the lemongrass, the palm sugar and the cinnamon into the pan (masukkan campuran kunyit sereh, gula palem dan kayu manis ke dalam panci)
6. Cook the jamu on medium heat for about 30 minutes until the sugar dissolved and the water turns brownish (rebus jamu dengan panas sedang sekitar 30 menit sampai gula larut dan airnnya berubah kecolkatan)
7. Strain the jamu and squeeze to make sure all the juice of the turmeric comes out (saring jamu dan peras, pastikan semua sari kunyit keluar )

You can drink it warm or leave it to chill and drink with some ice cubes.
jamu ini bisa diminum hangat atau didinginkan dulu dan diminum dengan es batu.

You can read the benefit of the turmeric and the cinnamon here:
Anda bisa membaca manfaat kunyit dan kayu manis di sini:
Benefit of turmeric for menstrual pain
Benefit of cinnamon for menstrual pain

Enjoy!





Sabtu, 02 Mei 2015

Delicious and Fragrant Green Tea Cake

Delicious not-so-green Green Tea cake
Welcome to the blog!!
Selamat datang di blog saya!

It's a blog where i share the good food we make at home and to show you that homemade cooking and baking are not difficult and that you can make healthier versions of the food you like. You make the food and you know exactly what you put in it.
Di blog ini saya ingin berbagi tentang makanan yang kami masak sendiri di rumah dan saya juga mau nunjukin bahwa memasak sendiri itu tidaklah sulit. Anda juga bisa membuat makanan dengan versi yang lebih sehat karena Anda tahu bahan apa saja yang Anda pakai dalam masakan Anda.

I really love cooking and baking. When it's weekend and I don't feel like going anywhere, I always keep myself busy with those activities.
saya suka sekali kegiatan memasak dan memanggang kue. di akhir pekan kalau saya sedang tidak ingin ke mana-mana, saya bersibuk ria di dapur untuk memasak ataupun membuat kue.

for now, i feel like baking! It's been quite a while since the last time i baked cake/bread. So i was so excited to meet my baking equipment and ingredients again ♡♡
sekarang ini, saya sedang ingin membuat kue, karena sudah cukup lama sejak terakhir kali saya membuat kue.senang rasanya bisa ketemu lagi dengan peralatan dan bahan membuat kue.
Some of the ingredients for baking

Today i checked my fridge to see what extra ingredients i had for baking. Then i found some leftover green tea powder which gave me the idea of making green tea muffins.
waktu mengecek kulkas mencari bahan tambahan buat kue, saya menemukan sisa bubuk teh hijau, jadi pengen bikin muffin teh hijau.

Later on, when i finished weighing, melting and preparing the ingredient, i realized that i lost my muffin paper cup. I'm a big fan of muffins in paper cups. They look pretty. 
But since i don't have them on hand, i decided to bake the batter in a pie/cake pan rather than just bake it directly in the muffin tin without paper cups.
Tapi setelah selesai menimbang, melelehkan margarin dan menyiapkan bahan-bahan muffinnya, saya baru sadar kalau cup kertas  muffin saya hilang. padahal saya suka banget muffin pake kertas cup, cantik lah rupanya. jadi karena saya nggak suka bikin muffin ga pake kertas, jadinya saya pake loyang pie saja.
Pie pan that I used for baking

For the recipe, I modified Just Try and Taste's  Lemon Cheese Muffin 
Untuk resepnya, saya modifikasi resep Muffin Keju Lemon-nya Just Try and taste

Let's go on to the recipe
yuk kita langsung ke resepnya.

Green Tea Muffin 'cake'

Ingredients:
● 250 gr cake flour /  all purpose flour (tepung protein tinggi ato bisa pakai tepung serbaguna)
● 100 gr butter /margarine, melt (mentega atau margarin, lelehkan)
● 200 ml milk (susu cair)
● 140 gr granulated sugar (gula pasir)
● 1 large egg (telur ayam ukuran besar)
● 2 teaspoons baking powder
● 1/4 teaspoon salt (garam)
● 1 tablespoon green tea powder (bubuk teh hijau)

How to:
○ Preheat the oven into 200˚C
(panaskan oven di suhu 200˚C)
○ In a bowl, shift together flour, baking powder, salt and green tea powder.
(Dalam sebuah mangkuk, ayak tepung, baking powder, garam dan teh hijau bubuk)
○ In another bowl, lightly beat the egg and add the sugar.
(dalam mangkuk yang lain, kocok lepas telur dan tambahkan gula)
○ Add the melted butter/ margarine. 
(tambahkan mentega / margarin leleh)
○ Add half of the milk. Mix well.
(tambahkan setengah bagian susu, campur rata)
○ Slowly add the flour mixture and add the remaining milk.
(perlahan-lahan tambahkan campuran tepung dan sisa susu)
○ Mix and fold very carefully, just until all the wet and dry ingredients blend. Don't over mix. There   should be some small lumps, but don't worry. Just keep in mind not to over mix, otherwise your muffin won't be fluffy.
(aduk dan campur perlahan-lahan, sekedar bahan basah dan keringnya bercampur. jangan terlalu banyak mengaduk. akan terlihat gumalan-gumpalan kecil, tapi jangan khawatir. ingat jangan terlalu banyak mengaduk, nanti muffinnya bantat dan nggak ngembang)
○ Pour the mixture into the pan (or muffin tins) . Bake for 20-25 minutes.
(tuang adonan ke dalam loyang kue ato loyang muffin, panggang selama 20-25 menit)

Enjoy this delicious and fragrant cake a cup of tea. so yummy! 
Nikmati kue yang lezat dan harum ini ditemani secangkir teh. enak sekali!!